Nama syekh ahmad syurkati bagi sebagian orang mungkin tak setenar KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) dan KH hasyim Asy’ari (pendiri Nahdatul ulama). Namun kiprahnya dalam gerakan pemabaharuan agama islam di Indonesia sangatlah besar bahkan pendiri muhammadiyah , KH Ahmad Dahlan, serta tokoh dan pendiri persatuan islam(persis), A Hasan dan KH zamzam merupakan murit syekh ahmad syurkati.

Syekh Akmad Syurkati adalah tokoh utama berdirinya Jam’iyat al-islah wal al-irsyad al-alarabiyah(kemudian berubah menjadi jam’iyat al-islah wal irsyad al-islamiyyah) atau di singkat dengan nama al-irsyad. banyak ahli sejarah yang mengakui peran syekh ahmad syurkati sangatbesar dalam pembaharuan pemikiran islam di Indonesia namun, namanya nyaris tak banyak disebut dalam wacana sejarah pergulatan pemikiran islam di Indonesia

Sejarah, deliar noer, dalam bukunya The modernist muslim movement in Indonesia menyatakan bahwa Ahmad Syurkati memainkan peran penting sebagai mufti.sedangkan, sejarawan belanda, GF Pijper, dalam tulisanya”beberapa studi tentang sejarah islam di Indonesia” menyebutkan bahwa syurkati dikenal sebagai seorang pembaru islam di Indonesia. Hal ini kemudian membuat organisasi yang di pimpinnya,Al-Irsyad, sebagai gerakan pembaharuan yang punya kesamaan dengan gerakan reformasi di mesir, sebagaimana dilakukan Muhammad Abduh dan Roshid lewat Jam’iyat al-islah wal Al-irsyad (perhimpunan bagi reformasi dan pimpinan)


Tak hanya itu, ketokohan dan keulamaan syekh ahmad syurkati juga diakui KH zamzam dan A Hasan (pendiri dan tokh persis): Muhammad Natshir(pendiri dewan Dakwah islamiyah Indonesia dan tokoh Masyumi);KH Ahmad Dahlan(pendiri Muhammadiyah); Presiden RI Soekarno dan lain-lain.


A Hasan mengatakan, banyak pelajar Indonesia yang sebelumnya belajar apa adanya dan tidak beraturan .”mereka itu tidak menerima pelajran dengan teratur, namun pemikirannya sehingga membuang prinsip-prinsip yang lama dan menjadi pemimpin-pemimpin organisasi yang bergerak berdasarkan al-kitab dan as-sunnah, Jelas A Hasan.


Syekh Ahmad Syurkati lahir di desa Udfu Jazirah Arqu, Dongula, Sudan pada tahun 1292 H atau bertepatan dapa 1875 M. Ayahnya, Muhammad Syurkati, diyakini masih mempunyai hubungan keturunan dari Jabir bin Abdullah al-Anshari, sahabat Rasullullah SAW dari golongan Anshar, Mesir.

Syekh Ahmad Syurkati lahir dari keluarga terpelajar dalam ilmu agama islam ia dikenal cerdas sedari kecil karena kecerdasannya dalam menghafal Alquran ,dia tak menemui kesulitan seperti teman-temannya dalam memaknai masalah-masalah agama dalam usia muda ia sedah hafal Alquran.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di masjid al-Qaulid ahmad Syurkati dikirim oleh ayahnya belajr di ma’had Sharqi Nawi, sebuah pesantren ternama di Dangula. Setelah ;lulus sang ayah mengiginkan syurkati bias melanjutkan ke Al-Mahdi yang berkuasa di sudan waktu itu melarang warganya meninggalkan sudan.

Keinginan Ahmad Syurkati untuk menuntut ilmu ke luar Sudan baru terealisasi pada 1314 H atau 1896 M. ia berangkat menuju madinah untuk belajr ilmu agama. Di kota Nabi Muhammad SAW ini, Ahmad Surkati bermukim sekitar 4,5 tahun dan memperdalam ilmu agama islam dan bahasa arab. Guru-guru Ahmad Syurkati dimadinan diantaranya adalah dua ulama besar ahli hadis asal maroko Syekh salih dan Syekh Umar hamdan serta ulama fikih Syekh Mubarak al-Nismat.

Setelah merasa memperoleh bekal ilu di madinah, ia meneruskan menuntut ilmu lebih lanjut dan tidak ada niat pulang ke sudan. Dalam Tarikh Hadramawt as-siyasi, salah Abd al-Qadir al-Bakri menyatakan Ahmad syurkati pindah dari madinah ke makkah untuk memperdalam ilmunya, terutama fikih Mazhab selama kurang lebih 11 tahun.

Di makkah, ia sempat memperoleh gelar AL-'AllAAMAH pada tahun 1326 H dari Majelis ulama Makkah. Sesudah menamatkan pelajaran dari guru-gurunya, Ahmad syurkati kemudian mendirikan madrasah swasta di makkah di samping mengajar di madrasahnya ia juga mengjar secara tetap di Masjidil haram